Keloid Mengganggu, Atasi dengan Cara ini


February 21, 2020

Memiliki bekas luka memang membuat kurang nyaman. Apalagi bekas luka ini terlihat begitu besar dan menonjol. Ingin sekali menghilangkan bekas luka tersebut bukan? Agar kulit menjadi mulus kembali. Tahukah kamu bahwa bekas luka yang timbul, bertumbuh dan mengeras itu dinamakan Keloid? Untuk membahas keloid lebih lanjut lagi, yuk kita simak paparan berikut ini.

keloid

Apa itu keloid? Seperti penjelasan singkat di awal, keloid adalah bekas luka. Secara lebih spesifik, bekas luka ini tumbuh secara abnormal sehingga akan melampaui batas kulit yang cedera itu sendiri. Jika di perhatikan lebih jauh, keloid akan tampak melebar dan terlihat seperti tonjolan. Tentunya ada banyak sekali cara untuk mengobati keloid. Namun bukankah mencegah adanya keloid itu lebih baik dari pada mengobatinya?

 

Sebenarnya, tidak semua bekas luka itu akan menjadi keloid. Namun kita tentunya perlu mengetahui apa saja si yang menyebabkan keloid itu? Bekas luka pada kulit setelah mendapatkan cedera atau pascaoperasi adalah bagian dari proses penyembuhan luka itu sendiri. Seiring berjalannya waktu, bekas luka ini akan memudar hingga nantinya akan menghilang. Namun pada kasus keloid, bekas luka akan menyebabkan rasa gatal dan nyeri yang berlebih.

 

Keloid bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, namun daerah-daerah yang rentan mengalami keloid antara lain pundak, lengan atas, dada bagian tengah, punggung atas, telinga dan leher bagian belakang. Jadi jika memiliki luka atau bekas operasi pada bagian tersebut sangatlah rentan terhadap keloid. Sebelum sempat menjadi keloid, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar luka yang terjadi tidaklah membekas.

 

Pada kasus keloid di wajah, pencegahan bisa dilakukan dengan berobat ke dokter agar luka di wajah tidak menjadi keloid. Luka pada wajah biasanya disebabkan oleh jerawat yang tak kunjung sembuh. Jika pada laki-laki hindarilah mencukur kumis atau jenggot dengan pisau cukur, namun gunakan gunting cukur dengan lebih hati-hati supaya tidak terjadi luka. Memang keloid akan sangat sensitif jika ada di wajah bukan? Karena akan mengganggu penampilan dan terkadang menyebabkan tidak percaya diri.

Baca Juga :  Mengulik Resep Ayam Geprek Kekinian yang Bikin Ketagihan

 

Jika sudah terlanjur memiliki keloid, Cara menghilangkan keloid bisa dilakukan dengan kombinasi beberapa terapi. Terapi yang diberikan tergantung pada tempat, ukuran, kedalaman, keloid. Selain itu faktor usia pasien juga akan memengaruhi terapi apa yang cocok digunakan untuk menghilangkan keloid tersebut. Berikut terapi yang bisa dilakukan untuk menghilangkan keloid.

keloid

  1. Terapi Laser Pulsed Dye

Terapi ini digunakan untuk meratakan dan mengurangi warna merah pada keloid. Terapi ini cukup aman dilakukan, selain itu dengan terapi laser pulsed dye tidak akan begitu sakit. Namun perlu diketahui, terapi ini akan memakan biaya yang tidak sedikit tentunya.

 

  1. Terapi Gel Silikon

Terapi ini terbilang cukup mudah, hanya saja perlu dilakukan secara rutin hingga keloid menghilang. Terapi gel silikon dapat dilakukan dengan mengoleskan gel pada bagian keloid hingga keloid itu sendiri menghilang. Hasilkan akan bervariasi tergantung dengan tingkat keloid itu sendiri.

 

  1. Cryotherapy

Terapi ini adalah dengan membekukan keloid dengan cairan nitrogen. Dengan terapi ini dapat meratakan keloid sehingga keloid menjadi tidak menonjol lagi, namun akan meninggalkan bekas warna yang lebih terang daripada kulit di sekitarnya.

 

Cara untuk menghilangkan keloid selain dengan terapi adalah dengan melakukan operasi bedah. Namun, cara ini terbilang cukup berisiko karena dengan memotong keloid akan dapat membentuk keloid baru hasil dari operasi bedah tersebut. Beberapa operasi bedah yang berhasil biasanya dilakukan penyuntikan steroid pada bagian luka.

 

Nah itulah tadi sedikit tentang keloid. Semoga penjelasan mengenai keloid dapat membantu kamu agar terhindar dari keloid dan apabila sudah memiliki keloid, bisa melakukan cara-cara untuk menghilangkannya.

 

 

 

Related